Bea Cukai Jateng DIY Tekankan Peran Cukai dalam Pembangunan Lewat Podcast di CFD Semarang
Di publish pada 21-05-2025 12:13:55
Semarang (21/05/2025) — Bea Cukai Jateng dan DIY terus memperkuat peran edukatifnya kepada masyarakat. Melalui podcast sosialisasi bertema “Kinerja Cukai dan Manfaatnya bagi Pembangunan Jawa Tengah”, yang digelar Disperindag Provinsi Jawa Tengah pada Minggu pagi (18/5), Bea Cukai hadir sebagai narasumber utama untuk menyampaikan langsung pentingnya peran cukai dalam pembangunan daerah.
Acara yang digelar di depan halaman Kantor Disperindag bersamaan dengan car free day ini menarik perhatian banyak masyarakat yang melintas. Dalam podcast tersebut, R. Megah Andiarto, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Bea Cukai Jateng DIY, menyampaikan berbagai aspek tentang cukai—mulai dari definisi, jenis barang kena cukai, hingga manfaat nyata dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) bagi daerah.
“Cukai bukan hanya soal penerimaan negara, tetapi juga soal keberpihakan terhadap masyarakat. Melalui DBH CHT, hasil pungutan cukai dikembalikan ke daerah dalam bentuk pembiayaan program kesehatan, kesejahteraan masyarakat, dan penegakan hukum,” jelas Megah.
Tak hanya itu, Megah juga mengungkapkan capaian penting Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dalam menekan peredaran rokok ilegal. “Hingga triwulan I 2025, kami telah mengamankan lebih dari 40 juta batang rokok ilegal. Ini adalah upaya nyata dalam menjaga penerimaan negara sekaligus memastikan DBH CHT tidak bocor akibat barang ilegal,” tegasnya.
Podcast ini juga menghadirkan Mohamad Egi Destiartono, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan FEB Universitas Diponegoro, yang memberikan pandangan akademis mengenai pentingnya optimalisasi DBH CHT dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa keberadaan barang kena cukai ilegal, seperti rokok ilegal, berdampak langsung pada berkurangnya anggaran pembangunan daerah.
“Setiap batang rokok ilegal yang beredar di pasaran adalah kerugian ganda. Pertama, negara kehilangan potensi penerimaan. Kedua, daerah kehilangan hak atas dana pembangunan. Dana DBH CHT ini nyata dirasakan manfaatnya, terutama dalam mendukung layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Egi.
Egi juga mengapresiasi langkah Bea Cukai yang aktif mengedukasi publik. “Sosialisasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat, karena keberhasilan pengelolaan cukai juga bergantung pada kepatuhan dan dukungan publik,” tambahnya.
Dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan transparansi, Bea Cukai Jateng DIY berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola cukai yang adil dan bermanfaat luas bagi pembangunan daerah.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses