Jalan Ahmad Yani No 139, Semarang
02476442525

Mainan Anak Buatan Batang Ekspor ke Amerika, Inggris, dan Australia, Siap Serap Ribuan Karyawan Berkat Fasilitas Kawasan Berikat

Di publish pada 09-10-2025 12:39:44

Mainan Anak Buatan Batang Ekspor ke Amerika, Inggris, dan Australia, Siap Serap Ribuan Karyawan Berkat Fasilitas Kawasan Berikat
Mainan Anak Buatan Batang Ekspor ke Amerika, Inggris, dan Australia, Siap Serap Ribuan Karyawan Berkat Fasilitas Kawasan Berikat

Semarang (08/10/2025) - Kanwil Bea Cukai Jateng DIY kembali memberikan dukungan nyata pada iklim investasi dan ekspor di Jawa Tengah. Pada Senin, 6 Oktober 2025, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Imik Eko Putro, secara simbolis menyerahkan izin fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Dream Plastic Indonesia.

PT Dream Plastic Indonesia merupakan perusahaan yang berlokasi di Batang Industrial Park, Jawa Tengah, dan bergerak dalam produksi mainan anak-anak. Seluruh produknya ditujukan untuk pasar ekspor, dengan negara tujuan utama meliputi Amerika Serikat (AS), Inggris (UK), dan Australia.  

Fasilitas Kawasan Berikat sendiri adalah tempat penimbunan berikat untuk menimbun barang impor dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan sebelum diekspor atau diimpor untuk dipakai. Manfaatnya, perusahaan mendapatkan penangguhan bea masuk, pembebasan PPN, dan PPnBM impor, yang bertujuan mempermudah kegiatan ekspor, meningkatkan daya saing, dan menarik investasi. 

Pemberian izin Kawasan Berikat ini diharapkan membawa dampak signifikan bagi perekonomian lokal dan nasional. Perusahaan menanamkan investasi awal sebesar Rp96,68 miliar pada tahun 2025, yang diproyeksikan meningkat menjadi  Rp124,35 miliar pada tahun 2029. Dari sisi penyerapan tenaga kerja, PT Dream Plastic Indonesia berkomitmen menyerap 1.000 karyawan lokal pada tahun 2025, dan angka ini ditargetkan melonjak hingga 3.000 karyawan pada tahun 2029. Selain penciptaan lapangan kerja, fasilitas ini juga diperkirakan mendorong peningkatan devisa negara, dengan target mencapai USD80,29 juta pada 2025 dan meningkat pesat menjadi USD404,79 juta pada tahun 2029. 

Imik Eko Putro menyebutkan bahwa dampak ekonomi dari fasilitas ini tidak hanya terbatas pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor, tetapi juga diharapkan memberikan efek positif terhadap usaha kecil dan mikro di lingkungan sekitar pabrik.  

Sohn Jeonghae selaku penanggung jawab perusahaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas asistensi yang diberikan oleh Bea Cukai, yang memungkinkan perusahaannya dapat memperoleh fasilitas Kawasan Berikat.  

Dalam kesempatan ini, Imik Eko Putro juga mengingatkan kepada para pelaku usaha agar waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai terkait perizinan fasilitas. Beliau menegaskan bahwa Bea Cukai tidak pernah meminta imbalan uang dalam bentuk apa pun untuk proses pemberian izin fasilitas Kawasan Berikat. 

#beacukaijatengdiy #bcjatengdiy #beacukaimakinbaik


Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website BC Jateng DIY