Bea Cukai Jateng DIY Fasilitasi Kawasan Berikat PT Globalindo Intimates, Dorong Ekspor Garmen ke Pasar Global
Di publish pada 24-02-2025 09:21:14
Semarang (24/02/2025) - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng DIY) secara resmi memberikan fasilitas Kawasan Berikat (KB) kepada PT Globalindo Intimates, perusahaan garmen yang berlokasi di Desa Mlese, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. Penyerahan fasilitas ini dilakukan pada Jumat, 21 Februari 2025, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap industri berorientasi ekspor.
PT Globalindo Intimates, yang bergerak di bidang produksi pakaian jadi, mengekspor produknya ke beberapa negara seperti Australia, Korea, Jepang, dan Amerika Serikat. Dengan adanya fasilitas Kawasan Berikat ini, perusahaan dapat menikmati berbagai kemudahan fiskal dan prosedural, seperti penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, serta pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas impor.
R. Megah Andiarto, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, menjelaskan bahwa fasilitas Kawasan Berikat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri ekspor. “Melalui fasilitas ini, pelaku usaha di Kawasan Berikat mendapatkan kemudahan yang signifikan, sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar global,” ujarnya.
PT Globalindo Intimates diproyeksikan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Nilai investasi perusahaan pada tahun 2025 mencapai Rp5 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi Rp6,5 miliar pada tahun 2027. Selain itu, perusahaan ini juga akan menyerap tenaga kerja sebanyak 600 karyawan pada tahun 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1.200 karyawan pada tahun 2027.
Kehadiran PT Globalindo Intimates juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Beberapa sektor yang diperkirakan akan terdampak positif antara lain pedagang keliling, ojek, usaha kost, lahan parkir, warung makan, warung sembako, kontrakan rumah, pasar kaget, serta perusahaan rekanan di sekitar lokasi seperti printing, bordir, toko grosir, toko kelontong, dan perusahaan supplier seperti carton box dan bahan penolong. Selain itu, sektor transportasi dan hotel juga diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas.
Teti Yani Hartono, Direktur PT Globalindo Intimates, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas asistensi dan pelayanan yang telah diberikan oleh Bea Cukai. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai sehingga kami dapat memperoleh fasilitas Kawasan Berikat ini. Ini merupakan langkah penting bagi kami untuk meningkatkan kapasitas produksi dan ekspor,” ujar Teti.
Dengan pemberian fasilitas ini, diharapkan PT Globalindo Intimates dapat semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses